Apakah para guru akan tergantikan dengan adanya E-learning?

Seperti yang kalian ketahui, E-learning telah mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis. E-learning mempermudah interkasi antara peserta didik dengan bahan/materi, peserta didik dengan dosen/guru/instruktur maupun sesama peserta didik. Peserta didik dapat saling berbagai informasi dan dapat mengakses bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang, dengan kondisi demikian itu peserta didik dapat lebih memantapkan penguasaannya terhadap materi pembelajaran.

Woman Writing on Dry-erase Board

Dalam E-learning faktor kehadiran guru atau pengajar otomatis berkurang atau bahkan tidak ada. Hal ini disebabkan karena yang mengambil peran guru adalah komputer dan panduan-panduan elektronik yang dirancang oleh "contents writer", designer E-learning dan pemrogram komputer.

Keuntungan dengan adanya E-learning para guru/dosen/instruktur akan lebih mudah :

1. Melakukan pemutakhiran bahan-bahan belajar yang menjadi tanggung jawabnya sesuai tuntutan perkembangan keilmuan yang mutakhir
2. Mengembangkan diri atau melakukan penelitian guna meningkatkan wawasannya
3. Mengontrol kegiatan belajar peserta didik

Kehadiran guru sebagai makhluk yang hidup yang dapat berinteraksi secara langsung dengan para murid telah menghilang dari ruang-ruang elektronik E-learning ini. Inilah yang menjadi ciri khas dari kekurangan E-learning yang tidak bagus.

Manfaat Bagi Siswa: 
1. Pembelajaran dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun (fleksibel).  
Jika biasanya para siswa diharuskan datang dan mengikuti pelajaran di kelas dan pada waktu yang telah ditentukan. Bayangkan saja, jika seorang siswa terpaksa tidak masuk karena mengikuti Kejuaraan Nasional di luar kota atau sakit yang membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit untuk waktu seminggu misalnya. Pasti mereka ini akan ketinggalan banyak pelajaran kan?? Apalagi kalau yang terlewatkan itu bukanlah pelajaran, melainkan ujian. Wuih, gawat.. Mereka harus ujian susulan atau bahkan mengulang bukan?? Namun hal itu tidak akan terjadi pada sistem pembelajaran E-Learning. Pembelajarannya bersifat fleksibel, kapanpun dan dimanapun. Jadi tak ada masalah jika siswa sedang berada diluar kota untuk mengikuti kejuaran Tingkat Nasional atau siswa yang sedang terbaring diatas kasur karena sakit. Tinggal nyalakan laptop atau komputer atau bahkan smartphone, dimanapun dan kapanpun siswa bisa dengan bebas melakukan pembelajaran E-Learning, bahkan dari atas kasur sekalipun. Mudah bukan??  

2. Interaksi Pembelajaran antara siswa dan guru menjadi bertambah.  
Sebagai siswa tentu saja tidak semua siswa berani mengacungkan tangannya ke atas lalu bertanya didepan banyak orang atas apa yang ia tidak tahu. Oleh karena itu, E-Learning memudahkan komunikasi pembelajaran antara guru dan murid agar lebih intensif. Sehingga jika ada yang tidak dimengerti bisa langsung segera ditanyakan, dan bagi siswa yang pemalu merasa lebih nyaman dengan bertanya personal ke guru tsb.
  
3. Mengurangi Biaya Pendidikan 
Coba perhatikan, berapa harga buku saat ini?? Coba harga satu buah buku dikalikan jumlah mata pelajaran yang ada. Mahal bukan?? Mungkin bagi siswa yang mampu sih tak masalah dengan harga buku yang kian hari kian mahal. Tapi bagaimana dengan mereka yang tidak mampu?? Tenang saja karena kini dengan adanya E-Learning, biaya-biaya tsb bisa dipangkas habis. Jelas lebih efisien bukan? Bukan hanya itu, biaya infrastruktur pun bisa ditekan seminimal mungkin. Karena sekolah sudah bisa dimana saja, bahkan dirumah (tentu saja menggunakan media elektronik: e-learning). 

4. Menghemat Biaya dan Waktu Perjalanan 
Nah kalau yang tadi membahas mengenai efisiensi biaya pendidikan, sekarang lebih ke masalah transportasinya. Kalau pembelajaran bisa dilakukan dimana saja, jelas ga butuh biaya transport kan?? Trus kalau ga ke sekolah, hemat waktu dong. Yang tadinya perlu waktu setengah jam buat ke sekolah (belom lagi kalo macet), sekarang Cuma perlu beberapa menit bahkan detik untuk bisa langsung memulai pelajaran. Wuiiihh, hebat yah??
5. Melatih Kemandirian Siswa 
Dengan adanya e-learning, siswa jadi lebih mandiri. Download materinya sendiri, belajarnya sendiri, lalu diskusi kelompok dengan teman-teman siswa lain, setelah itu jika ada pertanyaan dalam materi, langsung bisa tanyakan ke guru yang bersangkutan. Sehingga siswa diajarkan untuk mandiri dalam pembelajarannya, dan guru hanya sebagai pendamping siswa.  

6. Efisiensi Waktu 
Coba bandingin sama di sekolah pada umumnya, kebanyakan guru yang sibuk menjelaskan dan siswa nya Cuma sibuk mencatat, yang bahkan proses catat mencatat nya terkadang membutuhkan waktu lama, alias berjam-jam, dari pelajaran dimulai sampe jam pelajarannya selesai yang dikerjain cuma catet bahkan ada yang disuruh nyatet tanpa penjelasan dari sang guru (alasannya karena ga sempet jelasinlah, keburu bell ah, blajar mandiri lah). Bener ga?? Nah, salah satu kelebihan dari E-Learning yaitu efisiensi waktu. Materi bisa didownload lalu disimpan di laptop, computer, atau bahkan di gadget sehingga bisa dipelajari kapanpun dan dimanapun tanpa perlu proses mencatat.

0 comments